RSS

Open Trip Papandayan MI PK-57 LPDP RI

05 May

Halo Indonesia, salam bersih dan pintar dari Kampung Bebulak!

Open trip Gunung Papandayan diadakan dalam rangka untuk menggalang dana untuk kegiatan Menyapa Indonesia (MI) PK-57 di kampung Bebulak. Konsep penggalangan dana adalah dengan menggunakan keuntungan dari biaya registrasi peserta open trip sebagai sumber dana. Semua keuntungan yang didapat dari biaya partisipasi peserta sepenuhnya diberikan untuk program Bebulak Bersinar. Penyelenggaraan perjalanan ini juga telah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan salah satu pendiri ngetripmulu.com, sebuah bisnis open trip yang telah memiliki banyak pengalaman dalam mengadakan perjalanan di alam.

Setelah serangkaian publikasi dilakukan, peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan open trip ini terbilang cukup banyak. Peserta yang mengikuti open trip adalah 15 orang: 11 orang berdomisili di Jakarta dan 4 orang berdomisili di Bandung; 3 orang perempuan dan 12 orang laki-laki. Sementara itu, jumlah panitia yang ikut serta dalam open trip adalah 6 orang.

Rangkaian acara open trip dimulai pada hari Jumat tanggal 29 April 2016, di mana para peserta berkumpul dan bersiap-siap di terminal kampung Rambutan. Tepat pukul 10 malam, rombongan berangkat dari Jakarta menuju terminal Guntur. Sementara itu, rombongan peserta open trip yang berasal dari Bandung berkumpul di terminal Cicaheum pada pukul 1 dini hari dan satu jam kemudian mereka juga berangkat menuju terminal Guntur dengan menggunakan bus. Tepat pada pukul 3 dini hari, kedua rombongan dari Jakarta dan Bandung berkumpul dan beristirahat sembari menunggu pagi. Sementara itu, panitia membeli makanan segar di pasar dekat terminal untuk perbekalan.

_DSC0106

Foto 1. Marsya memimpin briefing sebelum memulai perjalanan

Foto 2. Perjalanan dengan angkot dan mobil bak

Pada pukul 6.30, perjalanan dilanjutkan kembali diawali dengan briefing dan doa bersama yang dipandu oleh Marsya Christyanti, awardee LPDP PK-57 yang juga merupakan seorang wildlife biologist yang hobi mendaki gunung. Perjalanan dilanjutkan dengan mencarter dua buah angkot dengan harga 300 ribu per mobil.  Pada pukul 7.40 peserta sampai di Cisurupan, kemudian melanjutkan perjalanan dengan mobil bak menuju Camp David, titik awal pendakian Gunung Papandayan. Selama perjalanan, Marsya dibantu dengan awardee LPDP PK-57 lainnya, Datu Adiatma dan Rio Priandi yang juga gemar mendaki, bercerita tentang fakta-fakta menarik seputar geologi dan ekologi Gunung Papandayan. Pukul 8.30, mobil sampai di Camp David. Para peserta beristirahat sambil sarapan dan menyiapkan makan siang berupa nasi bungkus yang berisi nasi, ikan tongkol, dan rolade.

_DSC0129

Foto 3. Peserta beristirahat di warung

Pukul 9.30 pendakian dimulai. Setelah satu jam mendaki, peserta beristirahat di warung. Sambil beristirahat, Marsya bersama dengan Sarah Najmilah dan  Fendy setiawan yang juga merupakan awardee LPDP PK-57 menjelaskan program MI PK-57 Bebulak Bersinar kepada para peserta open trip. Sementara itu, Rio dan Datu melanjutkan perjalanan terlebih dahulu untuk mencari tempat berkemah di Pondok Saladah. Perjalanan menuju camp area ini memakan waktu selama satu jam. Pukul 12.30, peserta sampai di camp area dan langsung mendirikan tenda bersama-sama dengan panitia. Setengah jam kemudian, tenda sudah berdiri dan peserta bisa beristirahat dan makan siang. Pukul 5 sore, peserta pria mencari kayu bakar, sementara yang lain menyiapkan makan malam dengan menu sop sayur dan bakso goreng.

_DSC0220

 

Foto 4. Peserta dan panitia mendirikan tenda

Salah satu peserta open trip yang menarik adalah Mas Yanu yang merupakan penggiat Group Indonesia’s Sketchers. Selama perjalanan, beliau seringkali tiba-tiba mengeluarkan drawing pen dan sketch book untuk membuat sketsa. Beberapa sketsanya bahkan mencuri perhatian peserta lain. Di tengah perjalanan mendaki, peserta juga mampir cukup lama di warung dekat Kawah Papandayan yang menjual semangka, sekaligus beristirahat sejenak untuk menambah energi.

_DSC0164

Foto 5. Suasana pendakian gunung Papandayan

Acara pada malam hari adalah menyalakan api unggun dan makan malam. Namun, karena kondisi kayu yang basah karena hujan, diperlukan waktu dua jam untuk menyalakannya. Para peserta menikmati kebersamaan dengan minum minuman hangat dan makan-makan. Pukul 9 malam hujan mulai turun dan para peserta beristirahat di tenda. Karena derasnya hujan, salah satu tenda kebanjiran setinggi mata kaki. Namun, masalah ini berhasil diatasi oleh Fendy yang membuat parit untuk mengalirkan air dan Datu yang melakukan evakuasi. Pada pukul 11 malam, hujan berhenti dan bintang-bintang muncul di langit. Peserta mengabadikan momen tersebut dengan berfoto. Sementara itu, Marsya membuat wedang jahe untuk menghangatkan badan.

_DSC0246

Foto 6. Sunrise

_DSC0284

Foto 7. Berfoto di Hutan Mati

Keesokan harinya, panitia bangun pukul 4 pagi untuk bersiap-siap dan mencari kayu bakar. Setelah semua peserta bangun, panitia dan peserta bersama-sama melihat matahari terbit. Setelah semuanya siap, rombongan melanjutkan perjalanan ke Hutan Mati. Karena jalur normal tidak memungkinkan untuk dilewati akibat hujan, para peserta harus melalui jalur memutar yang kurang familiar dan gelap. Setelah sempat tersesat, akhirnya peserta sampai di hutan mati sebelum pukul 6 pagi. Para peserta pun berfoto dan menikmati sunrise. Tidak sampai satu jam menikmati Hutan Mati, peserta kembali ke camp untuk membereskan tenda dan sarapan dengan menu roti panggang dan mie instan. Setelah semua beres, panitia dan peserta berfoto bersama sebelum memulai perjalanan turun. Sebelum tengah hari, peserta sudah sampai di Camp David untuk makan siang dengan nasi dan ikan sarden. Pukul 12.30, peserta kembali menaiki mobil bak untuk menuju Cisurupan, dan dilanjutkan dengan angkot menuju Terminal Guntur. Pukul 2 siang para peserta sampai di Terminal Guntur dan melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta dan Bandung dengan menggunakan bus.

Foto 8. Peserta dan panitia berkemas

_DSC0335

Foto 9. Awardee LPDP PK-57 (Kiri-kanan: Datu Adiatma, Fendy Setiawan, Marsya Christyanti, Sarah najmilah, Linoharsih Khaerunnisa, dan Rio Priandi)

_DSC0143_DSC0176_DSC0311

Foto 10. Peserta dan panitia berfoto bersama

Sheffield, 5 Mei 2016

Oleh Ahmad Syihan Auzani

Sumber: Tim open trip MI PK-57 LPDP RI

Advertisements
 

Tags: , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: