RSS

Mengapa Kapal Tidak Terbalik Ketika Terkena Ombak

19 Apr

Kalian pasti tahu kapal laut dan kapal selam. Kapal laut dan kapal selam berlayar di samudera yang memiliki ombak-ombak besar. Tapi tahukah kalian mengapa kapal ini tidak terbalik? Ketika kapal terhantam ombak, maka kapal akan miring ke arah samping seperti pada gambar di atas. Ketika kapal miring, kapal menerima momen pemulih sehingga dapat kembali ke posisi semula. Mari kita analisa gaya-gaya yang bekerja pada kapal. Yang pertama adalah gaya berat. Gaya berat timbul akibat massa yang dipengaruhi percepatan gravitasi. Pusat gaya berat ditunjukkan oleh G pada gambar di atas. Ketika kapal miring, pusat gravitasi tidak berubah. Gaya selanjutnya adalah gaya archimedes yang besarnya sebanding dengan berat air yang dipindahkan oleh kapal. Gaya archimedes arahnya ke atas. Ketika kapal miring, maka pusat gaya archimedes bergeser ke titik B1 pada gambvar di atas. Dengan demikian, gaya berat dan gaya archimedes akan memberikan momen pada kapal berlawanan dengan arah jarum jam. Momen ini bernama momen kopel. Momen kopel akan dialami kapal hingga kapal dalam keadaan seimbang. Dalam mendesain kapal, harus diperhitungkan letak pusat gravitasi dan pusat bouyancy (gaya archimedes). Kedua gaya ini harus membentuk momen untuk memulihkan posisi kapal yang miring. Apabila posisi kedua gaya ini tidak tepat maka kapal dapat terbalik.

Advertisements
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: