RSS

Mengenal Energi Panas Bumi (Geothermal Energy)

01 Feb

Energi panas bumi atau geothermal energy adalah energi panas yang terdapat di dalam bumi. Suhu lapisan bumi bertambah tiga derajat celcius setiap kedalaman bertambah seratus meter. Hal ini terjadi karena pada inti bumi terdapat magma yang memiliki temperatur sekitar seribu derajat celcius. Magma dapat keluar hingga ke permukaan bumi seperti pada gunung berapi. Lapisan bumi yang berada dekat dengan magma akan menerima panas dan mengalami peningkatan temperatur. Energi panas ini dapat dikonversikan dan dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup manusia.

Temperature in earth

Energi panas bumi merupakan salah satu energi alternatif selain energi fosil. Energi panas bumi juga merupakan energi yang terbarukan dan ramah lingkungan karena emisi yang dihasilkan mengandung polutan yang lebih sedikit dibandingkan dengan energi fosil. Energi panas bumi merupakan energi alternatif yang sangat menjanjikan karena panas yang berpindah dari dalam bumi diperkirakan sekitar empat puluh dua juta megawatt (42 TW) yang mengalir secara terus menerus hingga miliaran tahun. Indonesia merupakan negara dengan potensi geotermal terbesar di dunia yaitu sebesar 28.944 MWe (megawatt elektrikal).

Energi panas bumi sudah lama dikembangkan dan digunakan. Energi panas bumi pertama kali dimanfaatkan untuk pembangkit listrik pada tahun 1904 di Italia. Pencarian energi panas bumi di Indonesia pertama kali dilakukan pada tahun 1918 di daerah kawah Kamojang dan pada tahun 1926 hingga 1929 dimulai pengeboran. Eksplorasi tersebut terhenti karena pecahnya perang dunia dan perang kerdekaan Indonesia. Kegiatan eksplorasi secara luas dilakukan pada tahun 1972. Direktorat vulkanologi dan Pertamina melakukan survey di seluruh wilayah Indonesia dengan bantuan pemerintah Perancis dan Selandia Baru. Dari survey tersebut, diketahui bahwa di Indonesia terdapat 256 prospek panas bumi yaitu sepanjang jalur vulkanik dari Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Sulawesi. Pada tahun 1983 PLTPB (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) Unit 1 Kamojang yang memiliki kapasitas 30 MW diresmikan oleh presiden Soeharto. PLTPB di kamojang saat ini memiliki daya bangkitan 200 MW yang dihasilkan oleh empat unit PLTPB. Energi panas bumi yang dimanfaatkan di Indonesia saat ini adalah 1,2 Mwe atau 4% dari potensi panas bumi di Indonesia.

Jalur vulkanik

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) pada umumnya hampir sama dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Bedanya PLTU menggunakan batu bara untuk mengubah air menjadi uap, sedangkan PLTP menggunakan panas bumi untuk menghasilkan uap. Panas bumi ini diperoleh dengan melakukan pengeboran hingga kedalaman tertentu. Uap yang dihasilkan digunakan untuk menggerakan turbin. Turbin ini akan menggerakkan generator sehingga dapat menghasilkan energy listrik. Setelah keluar dari turbin, suhu dan tekanan uap akan berkurang dan akan dikondensasikan. Cairan pendingin kemudian didinginkan di cooling tower. Air yang keluar dari cooling tower akan diinjeksikan kembali ke dalam tanah untuk dipanaskan kembali. Air yang diinjeksikan akan berubah menjadi uap panas yang akan digunakan kembali untuk menggerakkan turbin dan generator.

PLTPB cycle

Panas Bumi

PLTPB 3d view

Beberapa PLTPB yang sudah beroperasi di Indonesia antara lain adalah PLTPB Sibayak (12 MW), Salak (375 MW), Wayang Windu(227 MW), Kamojang (200 MW), Darajat (255 MW), Dieng (60 MW), dan Lahendong (60 MW). Sebagian besar panas bumi di Indonesia digarap oleh Pertamina Geothermal Energy. PLTPB Salak dan Darajat dioperasikan oleh KOB-Chevron Geothermal, PLTPB dieng dioperasikan Geo Dipa Energi, dan PLTPB Wayang Windu dioperasikan oleh KOB-Star Energy Geothermal namun operator-operator tersebut beroperasi dengan lisensi dari Pertamina Geothermal Energy.

pltpb

Panas bumi merupakan energi yang relatif murah. Biaya operasional energi panas bumi sebesar 0,06 – 0,08 dollar AS per kWh. Sedangkan Investasi yang diperlukan untuk membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi sebesar 800 – 3000 dollar AS per kW. Di seluruh dunia telah dibangun PLTPB dengan kapasitas daya terpasang 8,0 GW yang menyebar di Kawasan Amerika 3,8 GW, Asia 2,9 GW, Eropa 0,9 GW dan Pasifik 0,4 GW. Kapasitas daya terpasang ini mengalami pertumbuhan rata-rata 5% per tahun. Negara dengan kapasitas daya terpasang PLTPB terbesar adalah Amerika serikat sekitar 3 GW, disusul negara tetangga kita, Filipina sekitar 1,9 GW. Seiring meningkatnya kebutuhan energi nasional dan merebaknya isu-isu lingkungan, Indonesia harus mengembangkan dan menambah investasi untuk energi panas bumi.

About these ads
 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: